kumerasakan jatuh yang teramat sakit. hati ini berasa remuk se remuk remuknya.
kurasakan patah hati yang teramat perih..
bisakah waktu kuulang kembali?
andai saja rasa itu tak pernah hadir, mungkin ku tak merasakan sakit yang sesakit ini..
andai saja kau tak pernah ada di hidupku, mungkin ku tak merasakan hari paling kelam.
andai saja rasa itu bisa hilang secepat ombak menyapu namamu dipantai.
andai saja memory tentangmu bisa hilang secepat ku menghapus semua pesan singkat darimu..
namun, ku tak bisa berkata ketika kau memilihnya untuk masa depan hidupmu.
kuhargai semua keputusanmu jika itu memang yang terbaik buatmu..
pernahkah kau berfikir bahwa rasa ini sungguh menyiksa ?
pernahkah kau berfikir bahwa hati ini benar2 hancur ?
pernahkah kau berfikir berapa tetes air mata yang terbuang sia2 demi menangisi kepergian cintamu?
perbedaan ini sungguh sangat menyakitkan.
katamu bahwa perbedaan bisa saling melengkapi.
nyatanya? kau malah pergi meninggalkanku.
mengapa aku bisa kenal dirimu jika kita harus berpisah ?
kau taukan perpisahan ini sangat menyakitkan ?
kau taukan perpisahan ini membuatku sangat hancur ?
aku sudah terlanjur mencintaimu, sayang.
oh Tuhan, inikah jalan yang terbaik untukku ?
mengapa kau pertemukanku dengannya jika Engkau membuat kami saling tersakiti ?
mengapa Engkau mempertemukanku dengannya jika akhirnya kami tidak bisa bahagia ?
kuharap, rasamu untukku tak pernah berubah.
begitu juga aku, rasaku padamu tak akan pernah padam.
ya, dirimu bagaikan bayang2 di tengah gelapnya malam, sunyi .........