Jumat, 13 Februari 2015

Patah

Kau memang memikat saat kita pertama bertemu
Saat itu memang dirimu yang paling kupuja
Aku pernah berpikir bahwa saat cinta kita memang selamanya
Aku pernah berpikir kita akan bersama sampai maut memisahkan
Aku bahkan pernah berpikir bahwa kita akan menjadi satu insan yang Tuhan satukan

Di kala itu, air mataku tak hentinya mengalir
Tak hentinya otakku berputar mengingat semua tentang kita
Kurasakan sakit yang begitu dalam
Tak pernah kupikir bahwa aku akan tersakiti seperti ini
Hatiku terasa lebur
Aku begitu merasakan patah hati yang teramat sangat
Kini ak tersadar bahwa kita tak kan pernah bersama
Tak kan pernah bersatu
Dan tak kan pernah bahagia
Masih ada wanita lain yang lebih pantas disampingmu suatu hari nanti
Terima kasih untuk segalanya yang pernah kau berikan untukku

Senin, 01 September 2014

Sunyi

kumerasakan jatuh yang teramat sakit. hati ini berasa remuk se remuk remuknya.
kurasakan patah hati yang teramat perih..
bisakah waktu kuulang kembali?
andai saja rasa itu tak pernah hadir, mungkin ku tak merasakan sakit yang sesakit ini..
andai saja kau tak pernah ada di hidupku, mungkin ku tak merasakan hari paling kelam.
andai saja rasa itu bisa hilang secepat ombak menyapu namamu dipantai.
andai saja memory tentangmu bisa hilang secepat ku menghapus semua pesan singkat darimu..

namun, ku tak bisa berkata ketika kau memilihnya untuk masa depan hidupmu.
kuhargai semua keputusanmu jika itu memang yang terbaik buatmu..
pernahkah kau berfikir bahwa rasa ini sungguh menyiksa ?
pernahkah kau berfikir bahwa hati ini benar2 hancur ?
pernahkah kau berfikir berapa tetes air mata yang terbuang sia2 demi menangisi kepergian cintamu?

perbedaan ini sungguh sangat menyakitkan.
katamu bahwa perbedaan bisa saling melengkapi.
nyatanya? kau malah pergi meninggalkanku.
mengapa aku bisa kenal dirimu jika kita harus berpisah ?
kau taukan perpisahan ini sangat menyakitkan ?
kau taukan perpisahan ini  membuatku sangat hancur ?
aku sudah terlanjur mencintaimu, sayang.

oh Tuhan, inikah jalan yang terbaik untukku ?
mengapa kau pertemukanku dengannya jika Engkau membuat kami saling tersakiti ?
mengapa Engkau mempertemukanku dengannya jika akhirnya kami tidak bisa bahagia ?

kuharap, rasamu untukku tak pernah berubah.
begitu juga aku, rasaku padamu tak akan pernah padam.
ya, dirimu bagaikan bayang2 di tengah gelapnya malam, sunyi .........

Jumat, 21 Maret 2014

mungkinkah ?

kalaupun waktu bisa kuulang, kenapa tidak? sangat bisa kurasakan perubahan di dirimu, oh sahabat.
mengapa kita tak sekompak dulu? mengapa kita tak menjadi kita yang dulu.
seandainya perpecahan itu tidak ada. seandainya rasa benci itu sirna, bisakah kita menjadi kita yang dulu?
mungkin aku terlalu egois dengan semuanya. namun percayalah, dalam hati ak sungguh sayang kalian. kalau saja masih ada banyak waktu yang tersisa untukku agar bisa bercanda ria dengan kalian, mungkin itu adalah menjadi suatu hari yang begitu indah.
kau tau bagaimana perasaanku saat kita mulai saling berjauhan? kurasakan ada yang hilang di senyumku.
hari-hariku yang terbiasa semangat denganmu, kini menjadi layu seperti mawar yang mulai membusuk.
ohh sahabat, akankah persahabatan kita seperti mawar yang mulai menghitam di setiap kelopaknya? akankah persahabatan kita tak seindah warna pelangi?
bisakah kita hilangkan kebencian kita satu sama lain? akankah bisa rasa benci itu hilang dari diri kalian? atau mungkinkah kita bisa menjadi kita yang dulu~

Sabtu, 01 Maret 2014

Selalu Mencintaimu

sejak pertama bertemu denganmu..
ada rasa getaran cinta..
yang kau pancarkan dari aura wajahmu..
ku jatuh cinta pada dirimu..

selalu mencintaimu, dalam hatiku..
selamanya ....
tiada cinta yang lain..
hanya kau satu..
kaulah cintaku..

Senin, 17 Februari 2014

Begitu Indah

Bila cinta menggugah rasa 
Begitu indah mengukir hatiku 
Menyentuh jiwaku
Hapuskan semua gelisah
Duhai cintaku duhai pujaanku 
Datang padaku dekat di sampingku
Ku ingin hidupkuSelalu dalam peluknya
Terang saja aku menantinya
 Terang saja aku mendambanya
 Terang saja aku merindunya 
Karena dia...karena dia... Begitu indah
Duhai cintaku....
pujaan hatiku 
Peluk diriku dekap jiwaku 
Bawa ragaku...melayang... Memeluk bintang